Mau Ke St. Depok Baru, Tapi Turun Di St. Pasar Minggu

October 1, 2010 Leave a comment

Karangan ini saya dedikasikan untuk menghibur bagi hati yang sedang lara penumpang setia kereta listrik ekonomi non AC maupun AC yg beroperasi di wilayah JABODETABEK, kenapa sy dedikasikan kepada mereka?, karena sy pernah ngalamin cerita macam gini. Jangan heran, jangan marah apalagi ngedumel, forgive my mistake, and stay cool.

Penokohan :
Sony : ketua kelas
Agus : siswa terpintar dikelas
Alex : pembuat janji
Pak Diman : tetangga dekat rumah
Otong : yang punya cerita
Teman-teman

Waktu kejadian itu terjadi, Otong masih duduk di bangku kelas 11 SMA di salah satu SMA swasta yang ada di wilayah Depok. Hari itu hari rabu sore, ketika Otong pulang sekolah. Dia sedang membicarakan tentang pertandingan bola antar kelas, walaupun pertandingannya tidak resmi tetapi buat teman-temannya, hal itu merupakan hal yang penting, karena itu adalah masalah janji mereka dengan kelas yang menjadi tanding kelas Otong, yang mereka janjikan di waktu lampau. lagipula mereka sendiri sudah sekitar 3 minggu setelah ujian semester tidak bermain bola. pertandingan itu akan dilaksanakan pada hari kamis besok pada pukul 08.00 WIB. Walaupun kelas mereka adalah kelas siang tapi, dikarenakan kesepakatan itu sepihak, banyak teman-teman Otong yang lain tidak bisa mengikuti pertandingan tersebut, termasuk dia. alasan yang membuat Otong dan teman-temannya tidak bisa ikut adalah tugas dari guru mereka yang diberikan hari ini dan harus dikumpulkan besok. Maka dari itu kami siswa laki-lakinya berembuk agar dapat pemecahan masalah tersebut.

“Eh, temen-temen kita ngumpul dulu yuk sebentar. gw mau ngomongin ngadu bola nih
sama kelas sebelah. Lagi pula kita udah lama kagak sparing maen bola.”, Seru Soni kepada teman-teman.
“Wah, serius tuh… boleh deh, kaki gw juga udah gatel kepengen nendang bola”, Sahut teman-teman.
“Emang kena kutu air kaki lu?… haha…”. Celoteh Otong.
“Oi, ssstt diem dulu…. Gw mau ngasih tw nih… kata si Alex kelas kita diajakin ngadu bola besok, iya kan Lex?”. Tanya Soni.
“Iya… tapi bukan ngadu bola futsal loh… tapi bola 11 lawan 11. Jadi kalo bisa, pada datang semua yak?…”. Tanya Alex.
“Emang ngadunya kapan Lex?”. Agus bertanya.
“Besok Gus, jam 8 di lapangan besar yang ada di jalan Merpati”. Jawab Alex.
“Besok?!… terus, gimana tugas dari Pak Isep?, tugasnyakan banyak banget. Ngerjain semaleman juga, kayaknya kagak selesai.”. Sahut teman-teman.
“Udah tenang aja, kan ada Agus… pasti besok ude selesai… hehe… “. Tanggap Otong.
“Loh?!… kok gw?…” Jawab Agus kaget.

Agus adalah salah satu teman kami yang pintar di kelas, dia selalu menjadi ranking pertama dari awal semester kelas 10 SMA. Semua anak dan guru pengajar di SMA tempat Otong sekolah sudah mengetahui kecerdasan anak itu. Tapi, dimana ada kelebihan disanalah ada kekurangan, namun kekurangan Agus merupakan suatu kelebihan, kelebihan yang ada pada dirinya adalah kelebihan BERAT BADAN. Dia memang agak gendut, tapi coba bayangin, si Otong kalau melihat si Agus berjalan, banyak sekali yang bergetar dari tubuhnya. Ya… jangan su`udzon, dia tetap temannya Otong. Disamping dia pintar dalam pelajaran, dia juga sangat pintar dalam memanfaatkan teman-temannya kalau temannya memerlukan bantuannya.

“Ya… si Agus… ayo dong Gus, please… ini demi status kelas kita yang ude disebut Raja Bola Bundar.”. Celoteh Teman-teman.
“Yee… bola emang budar. Kalo kagak bundar apa lagi?. Emang ada bola kotak?. Oke, deh beres kalo sama gw. Tapii… harus ada jaminan dan pembayaran dimuka. Hehe…”. Jawab Agus.
“Oke!!. Dasar Agus… Boleh deh kalo gitu. Tapi, kalo pembayaran dimuka kita kagak ada, adanya jaminan. Jaminan biar lu bisa ngerjain tugasnya. Jaminannya, lw bisa makan 1 porsi gratis dari kita, di warung padang depan sekolah. Gimana?…”. Jawab teman-teman dengan sedikit kesal.
“Nah… itu yang gw maksud. Hehehe…”. Jawab Agus dengan senyum yang sangat lebar.

Otong dan Teman sekelaspun mentraktir Agus sebagai jaminannya. Dia makan dengan sangat lahap, dia juga nyaris memesan 1 porsi lagi tanpa sepengetahuan Mereka. Parah sekali anak itu, perutnya terbuat dari apa?. Setelah semuanya membuat janji untuk datang ke sekolah terlebih dahulu pukul 07.30 WIB, merekapun pulang kerumah masing-masing.

Besok paginya si Otong telat, seharusnya berangkat pukul 06.30 WIB dari rumah, tapi malah berangkat pukul 07.00 WIB. Jarak dari rumahnya ke sekolah memang dekat hanya berselang dua stasiun dari stasiun terminal kereta dekat rumahnya. Walaupun kereta disana berjalan cepat, tapi tetap saja kalau dia menunggu keretanya lama sampai lebih dari 30 menit, dan Otong akan terlambat. Otong langsung berangkat ke Stasiun Citayam dengan tergesa-gesa. Sesampainya di stasiun, dia lega melihat penumpangnya yang sedikit dan langsung pergi ke loket untuk membeli tiket (kalo mau alat transportasi umum ini berjalan dengan sebagaimana mestinya, beli tiket atau abudemennya ya… ).

Disana si Otong bertemu dengan tetangganya yang bernama Pak Diman.

“Wah, pak, tumben naik kereta. Biasanya naik motor?.” Tanya Otong.
“Iya nih dek, motor saya lagi rusak. Terpaksa naik kereta deh jadinya.” Jawab Pak Diman.
“Ooo…, bapak baru atau sudah lama datangnya di stasiun ini?”. Tanya Otong.
“Saya baru kok. 15 menitan sebelum kamu datang.”.
“Sudah lewat pak kereta ke jakartanya?.”.
“Yah… sudah lewat dek. Saya tadi juga telat naik. Kamu kok berangkat pagi, biasanya juga siang?”.
“Saya ada tanding bola pagi ini pak, jadi saya berangkat pagi. Maaf pak, sekarang jam berapa ya?.”.
“Jam setengah delapan dek”. Jawab Pak Diman.

Tiba-tiba handphone kebanggaan Otong berbunyi menandakan adanya SMS yang masuk. Handphone kebanggaannya adalah Handphone keluaran terbaru (tahun 1975-an), seperti ini
HP Jadul Banget

SMS yang masuk ternyata dari teman-temannya yang berisi pesan, “Otong, lu dimana?. Ditunggu 10 menit lagi ya…”. Dengan rasa sok tahu yang tinggi dia membalas SMS-nya dengan kalimat, “Gw masih ada di jalan menuju kesana, lu pada duluan aja gw tahu tempatnya kok.”.

Dengan cepat, penumpang yang ingin naik kereta kearah Jakarta bertambah. Otongpun menjadi ragu untuk naik kereta pagi itu. Tapi, dengan membawa uang jajan yang hanya sedikit, mendorongnya agar menaiki kereta. Pukul 08.00 WIB, kereta datang. Penuhnya sangat sesak, menciutkan Otong menaiki kereta, tapi dia melihat ada mahasiswi dengan badannya yang kurus berhasil menyelinap diantara banyaknya penumpang di depan pintu kereta dan berhasil masuk. Si Otong sebagai laki-laki tidak mau kalah dengan melihat yang seperti itu. Diapun juga ikut meniru kakak mahasiswi tersebut. Dia mendorong penumpang yang ada didalam kereta kedalamnya lagi agar dapat masuk.

Akhirnya, Otong bisa masuk kedalam kereta bersamaan dengan berangkatnya kereta dari St. Citayam. Pada awalnya dia berdiri di dekat belakang pintu kereta agar memudahkan untuk keluar, tapi dia terdorong kedalam pada saat kereta berhenti di St. Depok Lama. Penumpang disana sangat banyak. Tempat dia berdiripun menjadi lebih sempit dan terdorong ke tengah gerbong. Dengan paniknya Otong meminta tolong kepada penumpang yang ada didekatnya agar memberi jalan. Banyak orang yang memberinya jalan, tetapi dengan kondisi yang sangat sesak, mustahil untuk bergerak banyak.

Selangkah demi selangkah dia semakin dekat dengan pintu. Beberapa menit kemudian kereta yang ditumpangi, sudah sampai di St. Depok Baru. Di stasiun inilah Otong harus turun untuk memenuhi janjinya bermain bola. Disini pula juga dia tidak bisa turun dari kereta, di karenakan derasnya penumpang yang masuk dari pada yang keluar kereta. Otong terdorong kembali ke tengah gerbong. Otong kembali berusha untuk keluar dari kereta melawan derasnya penumpang. Ketika hanya tinggal beberapa langkah lagi sampai di belakang pintu gerbong, kereta sudah berjalan dengan cepat.

Begitulah yang dilakukan Otong terus-menerus sampai saatnya dia memanfaatkan St. Pasar Minggu yang dia harapkan menjadi tempat turunnya banyak penumpang, karena dia mengetahui bahwa di St. Pasar Minggu terdapat kantor Department Pertanian yang mampunyai karyawan yang banyak. Untunglah harapan Otong terkabul, kereta yang ditumpanginya memuntahkan banyak sekali penumpang di St. Pasar Minggu, sehingga si Otong bisa keluar dari kereta. Ketika keluar dari gerbong, keadaan Otong dalam keadaan basah, bau, dan berkeringat. Dia langsung menghampiri tempat duduk yang ada diperon, untuk beristirahat sejenak.

“Buset!!… bau banget badan gw, mana lepek lagi. Waduuhh… jam berapa ni? HP gw lobat lagi. Kamprett…”. Dengan suara yang rendah si Otong mengeluh (atau bahasa laennya ngedumel).

Tiba-tiba Pak Diman yang terburu-buru untuk kekantor bertemu Otong yang sedang duduk.

“Dek, kamu ngapain di St. Pasar Minggu? Emang janjiannya di sini?” Tanya Pak Diman
“Oo… Iya Pak. Nggak tahu nih, tiba-tiba saya keterusan naek kereta. Seharunya saya turun di Depok Baru, tp nggak tahu kenapa hari ini penumpang banyak banget.” Jawab Otong.
“Ah.. Alasan. Trus kamu juga nggak sekolah?.”
“Emang sekarang jam berapa Pak?.”
“Jam 10 dek. Yaudah, saya kekantor dulu ya, nanti saya telat kayak kamu.?.”
“Oiya Pak. Hati-hati.”Ucap Otong dengan sopan.

Si Otong sangat kesal sekali terhadap apa yang menimpa dirinya, sehingga untuk mengeluarkan kemarahannya, dia ngedumel dengan suara yang pelan.

“Buangkee… uda jam 10 lagi, jam 11 uda masuk. Uda gitu tugas gw blum dikerjain. Mampus gw…. Duh, kereta datengnya jam berapa yak?. Mudah-mudahan kagak lama.”.

Tidak lama kemudian pemberitahuan tentang kereta tujuan Bogor diumumkan, dan ternyata kereta itu baru masuk St. Juanda.

“Astaghfirullahal`adziim…. Ampun dah… Kalo naek angkot dari sini pasti duitnya nggak cukup. Yaudadeh, apa boleh buat, nunggu aja.”.

Sekitar 15 menit kemudian, kereta tujuan Bogor datang. Naiklah Otong ke kereta tersebut. Di sepanjang perjalanan, mulut Otong komat-kamit membaca Al-Surat sambil mengharapkan, guru hari ini tidak hadir semua.

Bersambung…..

Cara Update ESET NOD32 Secara Offline

September 28, 2010 Leave a comment

Update Eset Nod32 secara offline

Download Update Eset NOD32 Antivirus*
Misalkan Link download  :
Update tanggal 17 FEBRUARI 2009 (3861) (RAR file)

Read more…

Tips Mengurangi Rasa Kantuk Ditengah Pekerjaan/Pelajaran

September 26, 2010 Leave a comment

Assalamu`alaikum…

HAYOOO!!!…. nih dia, postingan yang cocok buat temen-temen/mas-mas/mbak-mbak/bapak-bapak/ibu-ibu, yang tidak sengaja tidur ALIAS mengantuk di dalam kelas/kantor pada saat pelajaran/pekerjaan berlangsung. Tidur… memang harus dilakukan jika manusia itu sudah lelah. Tapi, tidak harus dilakukan jika sudah lelah, pada saat masih berada di kantor/kelas. Hehe.. Read more…

How To Speed Up Your Firefox

September 26, 2010 Leave a comment

For friends Firefox browser user, there is good news. This time I got this trick from a friend of mine. He said, if it has been tried this trick, my firefox is much quicker. Even though a little … But I’ve tried, and the results are very satisfactory. My Firefox is faster 30% than the previous. Now I want the friends who tried it. Good luck.

  1. Turn your Firefox browser and type the command “about: config” (without quotation marks), in the address bar. Read more…

Cara Mempercepat Firefox

September 26, 2010 Leave a comment

Bagi temen-temen pengguna browser firefox, ada berita bagus nich… Kali ini saya mendapatkan trick ini dari seorang teman saya. Katanya kalo mencoba trick ini firefox saya bisa lebih cepat. yaa… walupun sedikit seeh… Tapi saya sudah mencoba, dan hasilnya sangat memuaskan. Firefox saya menjadi lebih cepat 30% dari sebelumnya. Nah, sekarang tinggal temen-temen aja, yang mencobanya. Selamat mencoba.

  1. Aktifkan browser Firefox anda dan ketikkan perintah “about:config” (tanpa tanda kutip), di address barnya. Read more…
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.